Tolong Jangan…..
Kita duduk bersebelahan di dalam mobil tanpa
alunan music
Dengan tangan kirimu yang selalu ku genggam, kau
hanya menggigit bibirmu
Aku tahu apa yang ingin kau katakan, jangan
katakan kata itu
Tak tahu mengapa…
Aku ingin mengulur waktu setiap detik, setiap
menit
Tetapi jalan kosong itu membuatmu terburu-buru
Aku berputar-putar di depan rumahmu, aku mengenal
tangisan itu
Seharian aku mencari tempat ini dan sepertinya
aku kehilangan arah
Jangan lakukan, kumohon jangn tinggalkan aku,
tolong…
Meskipun hujan tidak turun
Tetapi di luar jendela kau yang menjauh tapak
tertutup kabut
Harus membiarkanmu pergi bukanlah hal semudah
ucapan
Aku berbalik sehingga tidak dapat melihatmu
meninggalkanku
Dan air mataku pun menetes
Saat ini aku harus menghapus tangisanku
Aku tak tahu apakah harus menggunakan sapu tangan
yang kau berikan di dalam sakuku
Ataukah aku harus membuangnya sekarang juga?
Mmengapa aku tak bisa menghentikan getaran ini?
Aku bahkan berpura-pura gila dan berpegangan
padamu
Tubuhku tidak mendengarkan perkataan ku
Aku teracuni keharumanmu yang tertinggal
Hal yang membuatku tak ingin terbangun selamanya…